Memilih Foundation

IMG_0171.JPG
memilih foundation

Kalau menurut statistik (dengan gaya ngomong cak lontong he he he…) produk make up yang paling banyak dibeli adalah foundation. Kayaknya ada banyak banget merek foundation di konter kosmetik, dan it can be confusing to buy one.. Di sini saya akan sharing pengalaman saya dengan si alas bedak ini.

#Kenali tipe kulit wajah

Ini pinting banget. Apakah kulit muka kita kering, berminyak, atau kombinasi? Kalau sudah tahu jenis kulitnya kira-kira apakah kita bakalan sering di lingkungan/environment yang gimana? Apakah di  indoor/ruang ber AC yang cenderung bikin kulit kering? Atau memang bakalan banyak kegiatan outdoor yang bikin kita gampang keringatan dan berminyak ? Kenapa penting? Karena seringkali foundation memang didesain untuk cocok dengan tipe kulit tertentu. Kulit berminyak bagusnya pakai foundation yang bebas minyak (oil-free)  supaya muka nggak tambah greasy, dan mungkin harus hati-hati pakai foundation yang hasil akhirnya dewy karena sering keliatan malah tambah berminyak. Begitu pula dengan kulit kering, kalau pakai foundation yang hasil akhirnya matte atau mengandung asam salisilat (berfungsi sebagai bahan anti jerawat, sifatnya mengeringkan jerawat), malah kelihatan muka jadi tambah kering.  Jadi, get to know your skintype!  Hint: googling dulu dengan kata kunci “foundation untuk kulit…”. Ingat, tipe kulit bisa berubah seiring usia, musim dan lingkungan.

Untung kulit kering, selalu pakai moisturizer sebelum memakai alas bedak, karena kalau kulit kering foundation malah kelihatan nempel di bagian wajah yang kering atau di garis-garis wajah.  Pastikan kalau moisturizer ini benar-benar take alias terserap di kulit, baru memakai foundation. Alas bedak akan nempel lebih rata dan halus.

Kalau memang kulit berminyak/kombinasi dan seringkali kerja outdoor, mending pakai jenis foundation yang oil free, dan kebanyakan hasil finish nya memang matte. Kalau mau yang light coverage, saya senang Make Up Forever Face and Body. Sementara kalau untuk medium coverage, pakai estee lauder double wear light, atau make up forever HD foundation (MUFE HD bisa di build sampai full coverage). Sementara, foundation andalan untuk full coverage adalah Estee Lauder Double Wear dan Revlon Color Stay for Oily Skin.

Coverage

Kalau coverage menurut saya soal selera. Ada yang memang ingin full coverage, ada juga yang memilih medium atau sheer coverage. Kalau pas kulit saya nggak problematik atau tone kulit cukup rata, saya senang foundation ringan. Favorit saya: Estee Lauder Invisible Teint atau Make Up Forever Face and Body Foundation.

Sementara, foundation medium coverage banyak pilihan: Bourjois Healthy Mix Serum, Maybelline Liquid Mousse, atau Benefit Oxygen. Wet n Wild foundation juga ole! Beberapa full cover foundation lainnya adalah MAC studio fix, Make Up For Ever HD, atau yang budget friendly : Revlon colorstay. Waktu saya masih tugas di Palembang sebagai dokter bedah yang sering gawean outdoor juga.. satu-satunya foundation yang gak lumer kena panas keringat adalah MUFE HD Foundation.

Kenapa sih memilih coverage ini penting? Karena nggak semua foundation kalau dilayer bagus hasilnya. Misalnya: kalau pengen hasil akhir coverage foundationnya full, jadi si foundation dipakai sampai berlapis-lapis; dan seringkali kalau tekniknya nggak tepat justru keliatan cakey alias ngedempul. Kalau menurut saya sih, lebih baik memang pilih yang full cover aja sekalian daripada harus makai foundation bertumpuk-tumpuk.

Warna

Beberapa jenis foundation mengeluarkan 3 warna undertone: rose, neutral dan beige (correct me if i am wrong..). Tapi gak usah bingung. Perhatikan saja warna kulit, dan mana yang paling masuk ke kulit wajah. Warna kulit memang terkadang berubah sesuai lingkungan dan musim, jadi kadang WARNA foundation yang sudah dibeli gak akan cocok 100% selamanya. Ada brand yang memiliki undertone kuning yang kuat seperti Bobbi Brown, dan MAC yang NC. Kalau undertone nya netral (saya sih cenderung netral),  kalau pakai make up yang undertone kuningya terlalu kuat bisa bikin muka rada kuning nyala he he he.. Yang penting sih dicoba, dan jangan langsung percaya pas dicoba di konter. Coba jalan dulu ke luar, dan dilihat di bawah natural sun light. Kalau lampu di mall/beauty conter rata-rata terlalu terang, sehingga warna foundation yang dipilih bisa salah. kesannya semua keliatan bagus. Dan ingat, setahu saya di Indonesia belum ada return policy alias kalau nggak cocok nggak bisa dibalikin foundation nya.  Sekali lagi, jangan terburu-buru beli.

#Finish

Hasil akhir foundation ada yang matte (bebas kilap), dewy (kesan lembab), luminous (sedikit bercahaya, biasanya ada micro shimmer). Ini sih tergantung selera saja. Kalau saya lebih senang yang dewy dan matte untuk siang hari, sementara acara malam saya senang yang luminous. Kalau cari di google atau di website produsennya, biasanya ada informasi yang jelas soal ini.

 

All by all

foundation atau alas bedak harusnya seperti second skin, dan bukan kayak dempul. Have fun with your make up!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s