Appendisitis/ Radang Usus Buntu

apakah kelainan ini

Usus buntu atau appendiks adalah bagian dari usus besar kita, bentuknya berupa tonjolan kecil sebesar cacing di pangkal usus besar. Usus buntu ini bila meradang disebut sebagai radang usus buntu alias apendisitis.

Pada bagian pangkal usus buntu terdapat kelenjar getah bening yang kecil-kecil. Terkadang kelenjar getah bening ini membengkak dan kemudian menghambat aliran cairan yang ada di dalam rongga usus buntu. Akibatnya usus buntu akan menjadi bengkak dan radang, serta terjadi perkembangan kuman yang ada di dalamnya. Usus buntu yang radang dan bengkak akan bergejala nyeri perut, dan gejala lain seperti penurunan nafsu makan, gangguan BAB dll. Perlu diingat bila usus buntu terus menerus radang, maka usus buntu bisa pecah dan terjadi radang seluruh perut- dan ini bisa fatal akibatnya.


📊 seberapa sering kondisi ini?

Usus buntu adalah operasi emergency yang paling sering dilakukan pada anak-anak. Sekitar 7-8% anak memiliki risiko untuk mengalami appendisitis.


⚠️ Kenapa perlu dilakukan terapi

Anak yang mengalami radang usus buntu akan mengalami proses peradangan pada perut. Bila usus buntu mengalami radang terus menerus maka beresiko usus buntu tersebut pecah. Usus buntu yang pecah akan mengakibatkan radang perut hebat yang disertai dengan gejala seperti demam tinggi, nyeri terus menerus, anak seperti seperti tidak mau menggerakkan badannya. Radang di perut akan menyebabkan berkumpulnya nanah, dan kadang menyebabkan perlengketan organ di dalamnya yg berisiko jangka panjang. Karenanya, radang usus buntu sangat baik bila dilakukan tindakan di fase awal.


‼️gejala

Nyeri perut biasanya terasa di sekitar ulu hati atau pusar kemudian terasa di perut kanan bawah.  gangguan buang air besar bisa diare ataupun konstipasi. Suhu agak demam dan tidak enak badan. Bila usus buntu sudah pecah, biasanya demam tinggi, nyeri perut hebat dan anak tampak pucat. Kadang anak menolak bila perutnya disentuh saking nyerinya.


🎯diagnostik

Biasanya secara klinis cukup jelas. Pemeriksaan darah kadang menunjukkan peningkatan sel darah putih. USG biasanya digunakan pada skrining nyeri perut- perlu diingat terkadang usus buntu tidak selalu bisa dilihat dengan USG. CT scan atau MRI jarang diperlukan- biasanya untuk kasus yg tidak lazim. 

Bila usus buntu sudah pecah dan terjadi radang perut biasanya gejala klinis pun sudah cukup jelas dan jarang memerlukan pemeriksaan tambahan.


🔪 tindakan

Operasi untuk mengangkat usus buntu- disebut appendektomi. Tindakan ini bisa dilakukan dengan teknik laparoskopi (bedah minim sayatan) ataupun bedah terbuka. Pembedahan akan dilangsungkan dengan pembiusan total.


📆 kapan dilakukan operasi?

Secepatnya setelah diketahui diagnosis nya. Bila kondisi usus buntu pecah dilakukan operasi secara emergency


🧑‍🔬 persiapan sebelum operasi

Biasanya dilakukan pemeriksaan darah, skrining pembekuan darah,  dan biasanya akan sekaligus dipasang infus, dan juga diberikan antibiotik pra bedah. Si kecil juga akan diperiksa oleh dokter spesialis anak dan anestesi. Akan ada puasa 6 jam sebelum tindakan, dan masih memungkinkan minum air putih beberapa jam sebelum operasi- Detailnya akan disampaikan petugas rumah sakit.


🏥berapa lama operasi dan , berapa lama dirawat?

Umumnya operasi berlangsung 1 sampai 2 jam. Mungkin akan memerlukan waktu yang lebih lama. Bila hanya radang ringan umumnya anak bisa pulang cepat. Tapi bila radang usus buntu berat, maka anak memerlukan beberapa hari perawatan – dengan monitor hasil laboratorium selama perawatan.

Pemulihan setelah bangun dari operasi

Setelah operasi anak akan dibawa ke ruang pemulihan. Kadang anak akan tampak rewel dan bingung, namun biasanya hal ini akan segera pulih. Bila sudah stabil, si kecil akan kembali ke ruangan. Kadang pada awalnya anak akan sedikit mual atau muntah.

Untuk usus buntu dengan infeksi berat, Kadang anak dipasang kateter ataupun selang perut (drain) untuk mengekuarkan sisa nanah.

Proses Pemulihan pasca bedah

Anak boleh minum sedikit sedikit dan makan lunak bila sudah sadar penuh. Bila tidak mual/muntah boleh dilanjutkan dengan makanan yang lebih banyak.

Untuk kasus usus buntu yang sudah pecah biasanya akan diberikan antibiotik secara intensif. minum serta makan akan diatur secara lebih ketat- sebab kadang fungsi cerna usus terganggu akibat radang perut yang berat. Nutrisi sebagian pun akan didukung melalui infus.

Anak umumnya boleh pulang bila tidak ada demam, hasil laboratorium nya membaik, bisa makan & minum serta bisa bergerak /mobilisasi.

perawatan di rumah

Luka dijaga kebersihannya, dan bila memakan plester tahan air anak boleh mandi. Makan dan minum yang cukup gizinya, serta tidak lupa mengkonsumsi obat yang diberikan.

💪🏻 Kembali beraktivitas

⁃ aktivitas: hindari aktivitas berat (misal olahraga berat) dalam 1-2 hari pasca operasi. Olahraga dan renang baiknya ditunda sampai 3 minggu pasca bedah

⁃ sekolah: anak bisa bersekolah bisa sudah merasa nyaman- biasanya bisa kembali dalam beberapa hari

⁃ mandi: bila memakai plester tahan air, mandi boleh dilakukan

⁃ perawatan luka: tidak ada yang spesifik. Umumnya tidak perlu angkat jahitan. Pada kasus yang berat, perlu diawasi apakah luka mengeluarkan cairan, terasa nyeri atau panas. Pada keadaan ini, segera bawa ke RS.

👀 Hubungi klinik/rumah sakit bila

⁃ luka tampak kemerahan, atau mengeluarkan cairan yang banyak

⁃ Anak sangat kesakitan

⁃ Ada perdarahan dari luka operasi

⁃ Muntah terus menerus pada hari setelah operasi

⁃ Demam

KONTROL KEMBALI

Biasanya anak akan kontrol 1 dan 2 minggu pasca bedah.

Bila ayah/bunda ada pertanyaan lanjutan, silakan kontak kami melalui link berikut.


🛑 Penyulit

Penyulit pasca bedah lebih sering dijumpai bila usus buntu sudah pecah saat operasi; antara lain infeksi luka operasi, perlengketan usus pasca bedah dan juga abses pasca bedah. Pada kasus yang sangat berat, kadang diperlukan operasi bertahap.

Referensi

ashcraft & Holcomb pediatric surgery

Pertanyaan lebih lanjut

Bila ayah atau bunda memiliki pertanyaan lebih jauh, silakan kontak kami di link berikut.

Leave a comment

dr Alifi disini

Selamat datang di laman bedah anak. Blog ini berisi tulisan mengenai anak dengan permasalahan bedah yang mungkin dikhawatirkan Ayah dan Bunda. Terdapat pula tulisan untuk tenaga medis, umumnya berupa referensi singkat. Enjoy!

Let’s connect