Kelainan branchial atau celah insang terjadi akibat masalah saat pertumbuhan kepala dan leher saat masih berada dalam kandungan. Proses pembentukan daerah kepala dan leher merupakan proses kompleks- dan bila terdaoat gangguan saat proses pembentukan ini maka bisa terjadi antara lain:
⁃ kista adalah benjolan yang teraba di bawah kulit. Benjolan ini bisa saja terasa nyeri, dan mungkin membesar
⁃ Sinus, adalah celah buntu dari bagian dalam leher ke kulit.
⁃ Fistula adalah celah dengan saluran dari bagian dalam leher ke kulit
⁃ Kista, fistula ataupun sinus in bisa terinfeksi; gejalanya antara lain bengkak dan nyeri di daerah leher.
- Kadang dari lahir, tampak titik di sekitar daerah leher yang kadang-kadang mengeluarkan cairan
PEMERIKSAAN APA YANG DILAKUKAN
⁃ USG biasanya digunakan untuk mengkonfirmasi diagnosis, dan biasanya bila ada fistula, maka ujungnya bisa diketahui
⁃ CT ATAU MRI kadang diperlukan bila pencitraan lebih detail diperlukan
APAKAH ADA KONDISI LAIN YANG MIRIP DENGAN KELAINAN BRANCHIAL?
⁃ Kista dermoid
⁃ Limfadenitis
⁃ Infeksi kulit seperti abses
BAGAIMANA KELAINAN INI DIATASI?
Bila ada infeksi, maka harus diobati dengan antibiotik terlebih dahulu. Terkadang, kontrol infeksi ini juga memerlukan pengeluaran nanah dari bawah kulit (drainase).
Terapi terbaik adalah pengangkatan kista/fistula/sinus. Tujuan operasi adalah mengangkat struktur ini secara utuh. Operasi dilakukan dengan anestesi umum dan umumnya di lakukan secara one day care. Sayatan dilakukan di atas kista/fistula dan seluruh kompinen kista/fistula diangkat hati-hati untuk menghindari pecah. Biasanya kulit ditutup dengan benang yang diserap, dan dilakukan penutupan dengan lem jaringan.
PERSIAPAN PRA BEDAH
Si kecil akan diperiksa darah sederhana dan skrinig kelainan pembekuan darah. Anak juga akan diperiksa oleh dokter spesialis anak dan anestesi. Perlu dilakukanpuasa sekitar 6 jam pra bedah- dan boleh minum sampai beberapa jam seblum operasi- detailnya akan disampaikan petugas RS. Infus akan dipasang, dan diberikan antibiotik pra bedah.
PEMBEDAHAN
Operasi dilakukan melalui sayatan elips di sekitar sinus atau tangkai. Pada sinus preaurikuler, maka akan dimasukkan alat untuk mengetahui sejauh mana sinus, lalu kemudian jalur tersebut diangkat. Luka akan ditutup dengan benang yang diserap dan dioles lem jaringan.
PEMULIHAN AWAL PASCA BEDAH
Setelah selesai operasi, si kecil akan di bawa ke ruang pemulihan. kadang anak tampak bingung dan rewel pasca bedah-namun biasanya hal ini akan pulih segera. Bila anak sadar penuh, maka anak akan dibawa ke ruang rawat semula dan kemudian boleh pulang minimal 3 jam pasca bedah.
PEMULIHAN PASCA BEDAH
Si kecil akan dibawa ke ruang pemulihan setelah operasi. Kadang anak tampak rewel dan bingung setelah tindakan- namun hal ini biasanya akan pulih cepat. Anak akan diberikan satu macam anti nyeri- namun bisa diberi kombinasi obat bila masih terasa nyeri.
Biasanya si kecil bisa makan biasa setelah operasi. Mual dan muntah kadang terjadi pasca operasi- namun biasanya bersifat sementara. Bila tidak bisa langsung mentoleransi makanan padat, maka berikan dulu minuman dan makanan lunak.
💪🏻 Kembali beraktivitas
⁃ aktivitas:hindari aktivitas berat (misal olahraga berat) dalam 1-2 hari pasca operasi. Olahraga dan berenang dianjurkan dihindari selama 3 minggu pasca bedah.
⁃ sekolah: anak bisa bersekolah bisa sudah merasa nyaman- biasanya bisa kembali dalam beberapa hari
⁃ mandi: bila memakai plester tahan air, mandi boleh dilakukan
⁃ perawatan luka: tidak ada yang spesifik. Umumnya tidak perlu angkat jahitan. Biasanya plester bisa dilepas setelah 1 minggu, dan sesudahnya dioles salep
👀 Hubungi klinik/rumah sakit bila
⁃ luka tampak kemerahan, atau mengeluarkan cairan yang banyak
⁃ Anak sangat kesakitan
⁃ Ada perdarahan dari luka operasi
⁃ Muntah terus menerus pada hari setelah operasi
⁃ Demam
KONTROL KEMBALI
Biasanya anak akan kontrol 1 dan 2 minggu pasca bedah.
PENYULIT
Biasanya penyulit pasca bedah sangat jarang
1. Bengkak dan perdarahan sekitar jalan nafas
2. Kambuh sekitar 3%
3. Infeksi dan perdarahan sekitar 1-2%
4. Cedera syaraf, sangat jarang terjadi.
5. Cedera struktur lain di leher
INFORMASI LEBIH LANJUT
Bila ayah/bunda ada pertanyaan lanjutan, silakan kontak kami melalui link berikut.
REFERENSI
1. Branchial cleft cyst. https://www.childrenshospital.org/conditions/branchial-cleft-cyst







Leave a comment