🙋♀️Apa sebenernya hypospadia?
Hypospadia adalah kondisi dimana terjadi lubang kencing tidak terletak di ujung penis, adanya abnormalitas pada kulup/foreskin dan adanya bengkok pada penis.
📊Seberapa sering kondisi ini?
Terjadi cukup sering, satu diantara 300 anak laki. Sekitar 10% ada riwayat keluarga dengan kondisi ini dan lebihs ering pada anak pertama.
✍🏻Kenapa perlu terapi
Tujuan dari terapi adalah membentuk penis yang mirip secara bentuk dan fungsi dengan penis normal. Lubang kencing diharapkan berada di ujung penis, dan si kecil bisa BAK sambil berdiri tanpa spraying/bercabang. Tujuan lain adalah supaya penis lurus untuk fungsi ereksi dan reproduksi nantinya.
‼️Gejala
Penis kadang tampak lain, dimana kulitnya kadang tampak berlebih, kadang tampilannya seperti sudah disunat- ada yang bilang “disunat jin” namun sebetulnya keadaan ini adalah hypospadias. Penis juga tampak bengkok, terlebih bila diperhatikan saat ereksi, dan lubang kencing tidak terletak di ujung penis- ada yang lubang kencingnya terletak dekat dengan ujung penis, di batang penis, ataupun dekat dengan skrotum.
🎯Diagnostik
Kondisi ini cukup jelas, dan pada umumnya tidak memerlukan pemeriksaan lanjutan. Namun pada kasus tertentu seperti hypospadias berat, maka kadang diperlukan pemeriksaan seperti MRI, genitogram, kariotyping serta pemeriksaan hormon
🔪Tindakan
Kelainan ini memerlukan koreksi bedah. Kadang, memerlukan terapi hormonal sebelum atau diantara operasi. Operasi dilakukan satu tahap (biasanya untuk hypospadia ringan) ataupun bertahap (untuk kasus yang lebih berat). Jarak antara operasi bertahap minimal 6 bulan.
⏰Kapan dilakukan operasi?
Operasi bisa dilakukan dari usia 6 bulan, namun biasanya melakukan di atas 1 tahun. Operasi diupayakan selesai sebelum anak toilet training antara usia 2 dan 3 tahun.
🎒Persiapan sebelum operasi
Si kecil akan diperiksa darah sederhana dan skrining kelainan pembekuan darah. Anak juga akan diperiksa oleh dokter spesialis anak dan anestesi. Anak akan puasa sekitar 6 jam pra bedah- dan boleh minum sampai beberapa jam seblum operasi- detailnya akan disampaokan petugas RS. Infus akan dipasang, dan diberikan antibiotik pra bedah
⏳Berapa lama operasi berlangsung, dan berapa lama dirawat?
Operasi biasanya berlangsung 1 sampai 2 jam, tergantung derajat hypospadias dan prosedur yang dilakukan. untuk hypospadias ringan bisa dilakukan one day care, sementara untuk operasi yang kompleks kadang membutuhkan beberapa hari rawat.
🥱Pemulihan setelah bangun operasi
Setelah selesai operasi, si kecil akan di bawa ke ruang pemulihan. kadang anak tampak bingung dan rewel pasca bedah-namun biasanya hal ini akan pulih segera. Bila anak sadar penuh, maka anak akan dibawa ke ruang rawat semula Kadang, si kecil akan dipasang selang kateter urin atau kateter ke bladder (cystostomi)- petugas akan mengingatkan Ayah/Bunda dan memberitahu cara perawatannya agar jangan sampai lepas. Terkadang, ada juga luka mengambil tandur / grafting kulit yang harus dijaga.
💪Proses pemulihan pasca bedah
Si kecil akan dibawa ke ruang pemulihan setelah operasi. Kadang anak tampak rewel dan bingung setelah tindakan- namun hal ini biasanya akan pulih cepat. Anak akan diberikan satu macam anti nyeri- namun bisa diberi kombinasi obat bila masih terasa nyeri.
Biasanya si kecil bisa makan biasa setelah operasi. Mual dan muntah kadang terjadi pasca operasi- namun biasanya bersifat sementara. Bila tidak bisa langsung mentoleransi makanan padat, maka berikan dulu minuman dan makanan lunak.
Di fase awal ini penis kadang tampak lebam dan bengkak, dan kadang ada pendarahan sedikit- hal ini adalah wajar dan akan mereda.
Hari ke3 atau 4, perban akan dibuka, dan penis dioles salep antibiotik. Salep dioles setiap bak dan minimal 2x sehari.
Bila diperlukan, kadang perban dipakai lebih lama.
🏠Perawatan di rumah
Bila anak dipasang kateter, maka akan ada perawatan kateter. Anak harus minum obat penahan nyeri dan juga antibiotik. Bila ada tandur kulit, maka perban dijaga kebersihannya.
Untuk anak yang mengenakan popok/ pampers, maka biasanya dilakukan double diaper- bagian dalam harus diganti3-4x sehari dan bila anak BAB. Popok luar diganti tiap 2-3 jam.
🏂Kembali beraktivitas
beraktivitas
⁃ aktivitas:hindari aktivitas berat (misal olahraga berat) dalam 1-2 hari pasca operasi- dan bila memakai kateter ; maka tidak boleh berolahraga. Olahraga sepeda, memakai walker, baby carrier dan renang baiknya ditunda sampai 2 sampai 3 minggu pasca bedah
⁃ sekolah: anak bisa bersekolah bisa sudah merasa nyaman- biasanya bisa kembali dalam beberapa hari setelah mencabut kateter
⁃ mandi: bila kateter sudah dibuka, anak bisa mandi bebas. Sebelum dibuka, cukup diseka saja.
⁃ perawatan luka: tidak ada yang spesifik. Umumnya tidak perlu angkat jahitan. Perban bisa dilepas 1 minggu pasca beda dan dioles salep sesudahnya.
☎️Hubungi klinik/rumah sakit bila
⁃ Anak sangat kesakitan
⁃ Ada perdarahan hebat dari luka operasi
⁃ Muntah terus menerus pada hari setelah operasi
⁃ Demam
⁃ anak tidak bisa BAK
⁃ Bila dipasang kateter, BAK tidak keluar
🔖Kontrol kembali
Biasanya anak akan kontrol 1 dan 2 minggu pasca bedah. Kemudian akan ada kontrol berkala
⛔️Penyulit
1. Perdarahan
2. Fistula (kebocoran pada uretra baru)
3. Penis bengkok kembali
4. Infeksi luka operasi
5. Operasi berulang
📚Referensi
1. Eau guidelines pf pediatric urology. https://uroweb.org/guidelines/paediatric-urology/chapter/the-guideline
❓Pertanyaan lanjutan
Bila Ayah/Bunda memiliki pertanyaan lebih jauh mengenai kondisi ini, silakan kontak kami di link berikut.







Leave a comment